S2 Ilmu Pangan
Survey Kepuasan Layanan Akademik & Non-Akademik
Survei kepuasan layanan akademik dan non-akademik merupakan instrumen evaluasi yang dilaksanakan secara berkala untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa dan alumni terhadap berbagai aspek layanan yang diterima dalam lingkungan institusi dan lingkungan kerja. Survei ini dirancang sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan, guna memastikan bahwa seluruh komponen layanan yang tersedia dapat memenuhi kebutuhan civitas akademika secara optimal.
Hasil survei diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi layanan yang ada saat ini, sekaligus mengidentifikasi area-area yang memerlukan perhatian dan perbaikan. Dengan demikian, survei ini menjadi salah satu sarana penting dalam mewujudkan tata kelola institusi yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan.
Survei Kepuasan Mahasiswa
Survei kepuasan mahasiswa Program Studi S2 Ilmu Pangan (2026) dengan 118 responden mencakup penilaian terhadap layanan akademik yang diberikan oleh dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola program studi. Komponen yang dinilai meliputi: (1) transparansi informasi peraturan akademik dan kurikulum; (2) pelaksanaan kuliah dan praktikum, mencakup kesesuaian jadwal, pelaksanaan ujian, dan penilaian; (3) layanan dan informasi administrasi akademik, seperti pengisian KRS, jadwal kuliah, dan jadwal ujian; (4) kemampuan dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola dalam memberikan pelayanan (keandalan/reliability); (5) layanan dari dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola program studi dalam memberikan layanan akademik (daya tanggap/responsiveness); (6) kejelasan dan penerapan aturan akademik (kepastian/assurance); (7) layanan dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola program studi dalam memonitor kemajuan studi (empati/empathy); (8) ketersediaan informasi program mobilitas mahasiswa; (9) akses pelayanan informasi beasiswa, meliputi sumber, persyaratan, durasi, dan besaran beasiswa; (10) bimbingan dan konseling untuk mengatasi permasalahan akademik dan non-akademik.

Selain layanan akademik, survei juga mengevaluasi layanan non-akademik serta sarana dan prasarana penunjang. Komponen yang dinilai meliputi: (11) pembinaan untuk pengembangan diri; (12) akses layanan dan kecukupan perpustakaan; (13) akses layanan dan kecukupan klinik IPB; (14) akses layanan dan kecukupan laboratorium untuk praktikum dan penelitian; (15) akses layanan dan kecukupan ruang dosen dan working space; (16) akses layanan dan kecukupan internet/wifi; (17) akses layanan dan kecukupan LMS; (18) akses layanan dan kecukupan fasilitas umum, seperti air dan toilet; serta (19) penilaian terhadap sarana dan prasarana secara umum (tangible).

Survei Kepuasan Pengguna Lulusan
Survei kepuasan pengguna lulusan dirancang untuk mengevaluasi berbagai aspek mutu alumni Program Studi Ilmu Pangan S2 (2026) dengan 52 responden yang berkaitan langsung dengan kinerja dan kontribusi mereka di dunia kerja. Komponen yang dinilai dalam survei ini meliputi: (1) profesionalisme dan etika dalam bekerja dari lulusan yang direkrut; (2) kemampuan lulusan yang direkrut dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan bidang keilmuan dan lingkup pekerjaannya; (3) kemampuan lulusan yang direkrut dalam berbahasa asing, baik bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya; (4) kemampuan lulusan yang direkrut dalam menggunakan teknologi informasi, seperti perangkat lunak dan komputer; (5) kemampuan lulusan yang direkrut dalam berkomunikasi secara lisan dan tulisan; (6) kemampuan lulusan yang direkrut dalam bekerja sama di dalam tim dan beradaptasi terhadap lingkungan kerja; (7) etos kerja dan semangat lulusan yang direkrut dalam mengembangkan diri; serta (8) penilaian terhadap fasilitasi institusi dalam memberikan akses informasi terhadap proses rekrutmen lulusan.
