Divisi

Divisi

Tentang Divisi

Divisi merupakan unit fungsional inti di lingkungan Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB University yang berperan sebagai tulang punggung pengembangan keilmuan dan pengelolaan sumber daya akademik. Sesuai dengan Peraturan Majelis Wali Amanat IPB, divisi berfungsi sebagai pelaksana pengembangan keilmuan, pelayanan mata kuliah, serta pengelolaan sumber daya manusia sesuai dengan mandat dan ruang lingkup keilmuannya. Setiap divisi dipimpin oleh seorang Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung kepada Dekan FTT.

Divisi di FTT bukan sekadar pengelompokan administratif, melainkan komunitas akademik yang menghimpun dosen-dosen dengan bidang keahlian yang serumpun untuk bersama-sama berperan sebagai pemikir, peneliti, inovator, dan tenaga ahli. Dalam ekosistem ini, para akademisi berkolaborasi untuk mengembangkan dan menerapkan ilmu teknik dan teknologi yang berkelanjutan, relevan, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Setiap divisi mengemban tiga fungsi pokok yang saling menopang: pengembangan keilmuan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; pelayanan mata kuliah yang mencakup pengembangan bahan ajar serta koordinasi pengalokasian dosen pengampu; serta pengelolaan sumber daya manusia yang meliputi perencanaan karier, pembinaan kompetensi, dan pemantauan perkembangan jabatan fungsional dosen. Ketiga fungsi ini dijalankan secara terpadu untuk memastikan kualitas akademik FTT yang unggul dan berkelanjutan.

Dalam menjalankan perannya, setiap divisi juga didorong untuk membangun jejaring kolaborasi lintas divisi di dalam FTT maupun dengan mitra eksternal, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pendekatan multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin menjadi semangat utama yang menggerakkan kolaborasi antar-divisi, sejalan dengan tantangan teknologi dan agromaritim yang semakin kompleks di era global ini.

Divisi-Divisi di FTT

FTT saat ini mengelola lima divisi yang mencakup spektrum keilmuan teknik dan teknologi secara luas:

 

Divisi Teknik Biosistem


Divisi Teknik Biosistem (TBS) menyelenggarakan program studi Teknik Pertanian dan Biosistem pada jenjang Sarjana (S.T./B.Sc.), Magister Teknologi Pascapanen (M.Si.), Magister Teknik Pertanian dan Biosistem (M.T.), serta Doktor Ilmu Keteknikan Pertanian (Dr.). Program sarjana telah meraih akreditasi nasional “Unggul” dan akreditasi internasional dari IABEE (General Accreditation – “Accredited”). Kurikulum mencakup 147 SKS dengan dua jalur spesialisasi: Teknik Pertanian (Agricultural Engineering) dan Teknik Biosistem (Biosystems Engineering). Divisi ini didukung oleh 28 dosen ahli dengan keahlian mencakup desain mesin pertanian, controlled environment agriculture, energi terbarukan, smart farming, pascapanen, dan informatika pertanian.

 

Divisi Ilmu dan Teknologi Pangan


Divisi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) merupakan salah satu divisi unggulan di Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University yang berfokus pada pengembangan ilmu dan teknologi pangan secara komprehensif. Divisi ini menyelenggarakan program studi pada jenjang Sarjana (Teknologi Pangan), Magister (Ilmu Pangan, Teknologi Pangan, dan Keamanan Pangan), serta Doktor (Ilmu Pangan), seluruhnya terakreditasi “A” secara nasional. Kurikulum dirancang berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan diselaraskan dengan standar internasional Institute of Food Technologists (IFT), serta terintegrasi dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Divisi ini didukung oleh 37 dosen dengan 90% bergelar doktor dan bahkan 57% dari keseluruhan dosen ITP sudah bergelar profesor yang mencakup empat kelompok keilmuan utama: Kimia Pangan, Mikrobiologi Pangan, Biokimia Pangan, dan Rekayasa Proses Pangan.

 

Divisi Teknik dan Teknologi Agroindustri


Divisi Teknik dan Teknologi Agroindustri (TTA) menyelenggarakan program studi Teknik Industri Pertanian pada jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3), seluruhnya terakreditasi “Unggul”. Program sarjana juga telah memperoleh akreditasi internasional dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) mengintegrasikan tiga pilar utama: Systems and Industrial Engineering, Process and Bioprocess Engineering, serta Environmental Engineering and Management. Divisi ini didukung oleh staf akademik dengan reputasi nasional dan internasional — 90% bergelar doktor dari universitas terkemuka global dan 50% telah menyandang jabatan guru besar.

 

Divisi Rekayasa Infrastruktur Berkelanjutan


Divisi Rekayasa Infrastruktur Berkelanjutan (RIB) menyelenggarakan program studi Teknik Sipil dan Lingkungan pada jenjang Sarjana dan Magister, keduanya terakreditasi “A” secara nasional. Program magister menghasilkan lulusan dengan empat profil utama: Engineer, Consultant, Academic, dan Entrepreneur, yang mampu mendesain dan mengelola proyek konstruksi yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Divisi ini didukung oleh 20 dosen dengan keahlian mencakup empat kelompok bidang: Structural and Infrastructure Engineering, Environmental Engineering, Water Resources Engineering, dan Geomatics Engineering.

 

Divisi Teknik Kimia, Desain dan Manufaktur Cerdas


Divisi Teknik Kimia, Desain, dan Manufaktur Cerdas (TKDM) mengintegrasikan keilmuan teknik kimia dan teknik mesin dalam menjawab tantangan modern berbasis keberlanjutan dan digitalisasi. Sesuai mandat keilmuan divisi, Divisi TKDM berperan dalam rekayasa proses kimia dan bioproses, rekayasa produk dan desain, manufaktur dan otomasi, optimasi dan intensifikasi proses, serta konversi dan konservasi energi. Dalam struktur keilmuan divisi, Teknik Kimia berperan dalam pengembangan rekayasa proses kimia dan bioproses, serta intensifikasi proses untuk mentransformasi material dan sumber daya agromaritim dan biosains tropika menjadi produk bernilai tambah. Sementara itu, Teknik Mesin berperan sebagai penggerak dalam rekayasa sistem fisik yang mencakup desain mekanik, sistem termal dan fluida, konversi dan konservasi energi, serta integrasi sistem berbasis dinamika dan kontrol. Peran ini sebagai upaya menjembatani skala laboratorium menuju implementasi industri melalui pendekatan berbasis kinerja dan rekayasa sistem integrasi.