Program pendidikan S3 bidang ilmu keteknikan pertanian, yang menyiapkan dan menghasilkan lulusan yang mampu menyelesaikan masalah keteknikan dalam lingkup pertanian, pangan, energi terbarukan dan lingkungan melalui penelitian, hingga menghasilkan karya kreatif, original dan teruji dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang teknik pertanian.
Program Studi Doktor Ilmu Keteknikan Pertanian terakreditasi “A” dan merupakan salah satu program doktor keteknikan pertanian unggulan nasional bertaraf internasional. Program ini mengedepankan pendekatan riset interdisiplin dan transdisiplin yang mengintegrasikan keteknikan pertanian, biosistem, energi terbarukan, dan lingkungan. Didukung oleh tenaga pengajar berkompeten dengan rekam jejak publikasi internasional bereputasi, serta jejaring kerjasama yang luas dengan institusi dalam dan luar negeri. Lulusan dibekali kemampuan konseptual dan praktis yang kuat untuk menghasilkan pengetahuan dan teknologi baru yang bermanfaat bagi pengembangan pertanian modern yang tangguh dan ramah lingkungan.
Lulusan Program Doktor Ilmu Keteknikan Pertanian memiliki prospek karier yang luas sebagai akademisi, peneliti, ahli teknologi, maupun konsultan di bidang keteknikan pertanian, pangan, energi terbarukan, dan lingkungan, baik di lembaga perguruan tinggi, lembaga penelitian nasional dan internasional, kementerian dan instansi pemerintah, industri pertanian dan pangan, maupun organisasi internasional yang bergerak di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Visi :
Program Studi (PS) Ilmu Keteknikan Pertanian (TEP) menjadi salah satu program studi strata S3 unggulan nasional bertaraf internasional yang bertumpu pada kaidah keteknikan dalam inovasi dan diseminasi ipteks untuk menopang industri pertanian modern yang tangguh dan ramah lingkungan.
Misi :
Menyelenggarakan pendidikan pasca sarjana Ilmu Keteknikan Pertanian strata S-3 guna menghasilkan sumberdaya manusia yang mampu memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas keilmuan keteknikan pertanian dan produktivitas pertanian dengan berlandaskan pada kegiatan penelitian, inovasi ipteks, pemberdayaan masyarakat, serta diperkaya dengan jejaring kerjasama dengan berbagai institusi yang kompeten baik di dalam maupun di luar negeri.
1. Menguasai pengetahuan:
a. filosofi ilmu keteknikan (engineering sciences) pada bidang teknik pertanian dan biosistem yang diperlukan untuk pengembangan keilmuan keteknikan pertanian dan biosistem;
b. teori yang substansial dan mutakhir pada bidang keteknikan pertanian dan biosistem, minimal di salah satu bidang: mesin pertanian, teknik pascapanen, teknik pangan; teknik energi terbarukan, sistem informatika dan manajemen agroindustri, teknik tanah-air-lingkungan, atau teknik sistem biologi, melalui akuisisi pengetahuan yang sistematis, untuk menyelesaikan masalah keteknikan dalam lingkup pertanian, pangan, energi atau lingkungan, serta menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji;
c. konsep teoretis dan aplikasi teknologi bidang keteknikan pertanian dan biosistem untuk menghasilkan pengetahuan, teknologi atau konsep baru dan terdepan yang bermanfaat, atau untuk memberikan masukan terhadap kebijakan penyelesaian masalah keteknikan yang telah atau sedang diterapkan.
2. Memiliki kemampuan (keterampilan):
a. melakukan pendalaman dan perluasan keilmuan keteknikan pertanian dan biosistem melalui riset interdisiplin, multi atau transdisiplin, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji;
b. mengusulkan dan mengevaluasi solusi baru untuk menyelesaikan permasalahan keteknikan dalam lingkup pertanian, pangan, energi dan lingkungan, melalui pendekatan inter, multi atau transdisipliner dan penerapan penalaran deduktif-induktif, dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan;
c. mengkonspetualisasikan, merancang, dan melakukan kajian ilmiah atau riset untuk menghasilkan pengetahuan, teknologi atau konsep baru dan terdepan yang bermanfaat, atau untuk memberikan masukan terhadap kebijakan penyelesaian masalah keteknikan dalam lingkup pertanian, pangan, energi dan lingkungan yang telah atau sedang diterapkan, dengan menggunakan prinsip dan kaidah keteknikan; dan
d. mengidentifikasi isu-isu mutakhir dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang keteknikan pertanian dan biosistem ke dalam proses pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau penyusunan kebijakan di bidang pertanian, pangan, energi dan lingkungan.
Pengembangan ilmu dan teknologi dalam bidang keteknikan pertanian dan biosistem yang mencakup mesin pertanian, teknik pascapanen, teknik pangan, teknik energi terbarukan, sistem informatika dan manajemen agroindustri, teknik tanah-air-lingkungan, serta teknik sistem biologi, guna mendukung pertanian modern yang inovatif, produktif, dan ramah lingkungan.
Program Studi Doktor Ilmu Keteknikan Pertanian bertujuan menghasilkan lulusan doktor yang mampu mengembangkan dan memperbarui ilmu keteknikan pertanian dan biosistem melalui penelitian inter, multi, atau transdisiplin; menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji; serta berkontribusi pada penyelesaian masalah keteknikan dalam lingkup pertanian, pangan, energi terbarukan, dan lingkungan secara inovatif, berkelanjutan, dan berdampak global.
Program Studi Doktor Ilmu Keteknikan Pertanian merupakan pendidikan akademik jenjang doktor (S3) dengan akreditasi predikat “A”
| Kode | Nama Mata Kuliah | SKS | Kategori |
|---|
Ahmad Mulyawatullah
Email: prodis3teptmb@apps.ipb.ac.id
No. HP: 081315681255
CPRH+C66 Kampus IPB Darmaga, Jl. Lingkar Akademik, Babakan, Kec. Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16680
©2026. FTT IPB. All Rights Reserved.