Program Studi Sarjana Teknik Pertanian dan Biosistem (PS-TPB) merupakan salah satu program studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT), Institut Pertanian Bogor (IPB). Dalam sejarahnya program studi ini telah beberapa kali mengalami perubahan nama seiring perubahan yang ada pada jurusan/departemen/fakultas selaku unit pengelola program studi. Sebagai cikal bakal PS-TPB saat ini, Program Studi Mekanisasi Pertanian meluluskan sarjana pertama kali tahun 1971. Setiap tahun PS-TPB menerima sekitar 100-120 mahasiswa dengan keseluruhan mahasiswa aktif berjumlah 450 – 460 mahasiswa. PS-TPB terakreditasi Unggul oleh BAN PT hingga 21 maret 2028 (Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 2292/SK/BAN-PT/Akred-Itnl/S/VI/2023) dan memperoleh akreditasi internasional dari Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) hingga 22 februari 2028 (Sertifikat Akreditasi No. 00096.A).
Pendidikan PS-TPB menerapkan Outcome Base Education (OBE) dan mengacu pada Kurikulum 2025 IPB dengan 11 Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Kurikulum dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan Profil Profesional Mandiri (PPM) lulusan yang mampu mengidentifikasi, merumuskan dan menyelesaikan masalah di bidang pertanian dan biosistem menggunakan pendekatan teknik serta memiliki karakter sosio-teknopreneur, mampu bekerjasama, berkomunikasi efektif, dan patuh terhadap etika keteknikan. Karakteristik PPM dan CPL yang dikembangkan PS-TPB tidak lepas dari visi, misi, karakter dan juga kebijakan IPB sebagai institusi dimana PS-TPB bernaung. PS-TPB dikelola dengan dukungan fasilitas riset dan Pendidikan yang memadai berupa ruang kelas, bengkel, laboratorium praktek dan uji, serta laboratorium lapangan. Dosen yang aktif pada PS-TPB berjumlah 33 orang dengan 30 orang bergelar doktor dan 3 orang master, lulusan dari berbagai negara: Belanda, Indonesia, Jerman, Jepang, Kanada, Taiwan, Thailand, dan USA. Sebelas orang (33%) diantara mereka memilki jabatan fungsional profesor.
Lulusan PS-TPB disiapkan untuk dapat menjadi perancang (designer), manajer/pengelola, penyelia (supervisor), atau konsultan pada perkebunan, bengkel/industri manufaktur alat/mesin pertanian, industri pengolahan pangan dan hasil pertanian, konstruksi dan bangunan pertanian, maupun energi terbarukan. Selain itu lulusan juga dapat sebagai peneliti/akademisi pada institutso Pendidikan dan penelitian serta instansi pemerintah, atau sebagai wirausahawan di bidang yang berkaitan dengan pertanian dan biosistem.
Akreditasi Unggul BAN-PT dan Akreditasi Internasional IABEE
Visi :
Menjadi program studi yang bertaraf internasional yang inovatif, unggul dalam riset, dan berkarakter kewirausahaan, khususnya pada bidang rekayasa mesin dan biosistem.
Misi :
Memperkuat sistem manajemen dan tatakelola departemen yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel
Mengembangkan ilmu keteknikan dan penerapanannya untuk pengembangan mocel, mesin, dan proses yang berkaitan dengan system biologi yang berkelanjutan dalam bidang pertanian.
Menghasilkan lulusan yang memiliki sikap/etos yang baik yang mampu mengindentifikasi, merumuskan, dan memecahkan masalah teknis yang meliputi desain, konstruksi, aplikasi dan manajemen alat mesin pertania, struktur/bangunan pertanian, pengolahan produk pertanian dan pangan, energi terbarukan, system dan manajemen mekanisasi pertanian, serta memiliki kepedulian social, profesioal dan karakter kewirausahaan (entrepreneurship), memiliki motivasi tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, mampu berkomunikasi efektif, mampu bekerjasama, dan patuh terhadap etika keteknikan (engineering ethics).
Program Studi Sarjana Teknik Pertanian dan Biosistem merupakan pendidikan akademik jenjang Sarjana (S1) dalam rumpun ilmu rekayasa terapan dengan akreditasi nasional predikat “Unggul (2022-2027)”
| Kode | Nama Mata Kuliah | SKS | Kategori |
|---|
Khori Probosemi, S.E.
Email: tmb_ipb@apps.ipb.ac.id
No. HP: 081383249435
CPRH+C66 Kampus IPB Darmaga, Jl. Lingkar Akademik, Babakan, Kec. Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16680
©2026. FTT IPB. All Rights Reserved.