Teknik Industri Pertanian
Departemen Teknologi Industri Pertanian, Institut Pertanian Bogor atau IPB University, Bogor, Indonesia didirikan pada tahun 1981 menawarkan program studi sarjana (S1) Teknologi Industri Pertanian (TIN) yang kemudian sejak tahun 2018 menjadi program studi Teknik Industri Pertanian (TIN). Program studi TIN merupakan program studi pionir di Indonesia untuk pengembangan agroindustri, dengan tujuan menyempurnakan sukses Revolusi Hijau menjadi Revolusi Nilai Tambah bagi hasil pertanian.
Program studi Teknik Industri Pertanian mempersiapkan lulusannya dalam merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, mengendalikan, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerja sistem agroindustri berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan mengerintegrasikan aspek-aspek teknologi proses, rekayasa sistem, manajemen industry, dan lingkungan untuk meningkatkan nilai tambah sumberdaya pertanian atau hayati dan turunannya. Sistem pendidikan berbasis capaian pembelajaran atau outcome-based education (OBE) dan berorientasi technopreneurship yang mengacu pada kriteria kompetensi internasional.
Kompetensi Lulusan yang diharapkan dari program studi ini adalah
- Menyelesaikan permasalahan keteknikan agroindustri, sebagai insinyur yang bermutu, produktif, peka terhadap konsekuensi pekerjaannya secara etika maupun professional,
- Mengembangkan diri melalui pendidikan pascasarjana,
- Menjadi technopreneur di bidang agroindustri,
- Berperan dan berkomunikasi secara efektif, baik secara individu maupun dalam tim multidisiplin, dan
- Melanjutkan kegiatan belajar sepanjang hayat
Program studi TIN terakreditasi nasional oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan predikat Unggul untuk program sarjana, serta terakreditasi internasional oleh Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) sejak tahun 2022, sehingga lulusannya memiliki kesetaraan kompetensi sesuai standar internasional untuk pendidikan tinggi teknik.
Capaian Pembelajaran (CPL) Program Sarjana Teknik Industri Pertanian
- Mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan keteknikan agroindustri, yang mencakup sistem, proses, manajemen, dan lingkungan, melalui penerapan pengetahuan matematika, IPA, keteknikan dan teknologi informasi menggunakan teknik, dan perangkat-perangkat modern.
- Mampu merancang sistem/komponen, proses dan produk agroindustri untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan dalam kendala yang realistis
- Mampu merancang dan melaksanakan eksperimen ilmiah dan keteknikan dan menganalisis serta menginterpretasikan data yang dihasilkan.
- Mampu menyadari pentingnya dan memiliki kemampuan untuk terlibat dalam pembelajaran sepanjang hayat.
- Mampu berkomunikasi secara tertulis dan lisan dengan efektif.
- Mampu berperan secara efektif dalam tim multidisiplin dan multikultur.
- Mampu memahami penerapan etika dan profesionalisme dalam menyelesaikan permasalahan keteknikan agroindustri dalam konteks ekonomi, lingkungan, masyarakat dan isu-isu kontemporer lainnya.
- Mampu mentransformasi ide-ide berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi kedalam konsep bisnis agroindustri (teknoprener).
Program studi Teknik Industri Pertanian memiliki mandat dalam pengembangan ilmu dan teknologi dalam bidang agroindustri yang mencakup teknik dan manajemen industri, teknologi proses dan bioproses (yang mengarah ke non pangan), dan teknik dan manajemen lingkungan industri.
Visi Departemen Teknologi Industri Pertanian adalah Menjadi program studi yang unggul dan bertaraf internasional dalam menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas dalam bidang teknologi dan manajemen agroindustri.
Misi Departemen Teknologi Industri Pertanian adalah Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang agroindustri dengan fokus pada:
- Perbaikan berkelanjutan terhadap kualitas pendidikan yang mencakup aspek SDM, sarana dan prasarana, kurikulum (proses pembelajaran dan penilaiannya), dan pengelolaan serta pelayanan dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas,
- Peningkatan kualitas penelitian dan penguatan keterkaitannya dengan kebutuhan stakeholder serta berkontribusi terhadap pengembangan IPTEK melalui kerjasama nasional / internasional, dan
- Intensifikasi dan ekstensifikasi kegiatan transfer teknologi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Program Studi Sarjana Teknik Industri Pertanian memiliki masa studi 4 tahun (8 semester)
| Kode | Nama Mata Kuliah | SKS | Kategori |
|---|
Tujuan Program studi TIN mencakup tiga hal pokok yaitu:
- Menghasilkan lulusan yang i) Efektif dalam perencanaan, perancangan, implementasi, pengendalian, dan pengembangan sistem agroindustri berkesinambungan, mencakup aspek manajerial, teknologis dan lingkungan, serta ii) Mampu mengembangkan (expand) pengetahuan dan kemampuan sesuai dengan kebutuhan pengembangan agroindustri, dan iii) Memiliki karakter efektif dalam komunikasi, leadership dan standar tinggi dalam tanggung jawab moral, etika, profesional, sosial dan lingkungan, serta memiliki mentalitas technopreneurial
- Menghasilkan produk-produk penelitian dan pengembangan yang berkontribusi dalam pembangunan agroindustri dan IPTEK, dan
- Mendiseminasikan dan mempromosikan penerapan produk penelitian dan temuan inovatif dalam aspek teknologi proses dan teknik sistem agroindustri yang berwawasan lingkungan kepada pihak pemangku kepentingan (stakeholders) untuk berkontribusi dalam peningkatan daya saing bangsa.
Dalam menjalankan misi dan mewujudkan tujuan, Departemen TIN dilengkapi dengan tujuh bagian (Laboratorium keilmuan) yang masing-masing memiliki mandat dan ruang lingkup tertentu, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan SK Rektor No. 178/K13/OT/2005. Ketujuh bagian tersebut dibentuk untuk mendukung Departemen TIN dalam menyiapkan lulusan Departemen TIN yang memiliki kemampuan teknikal dan manajerial yang diperlukan untuk mengembangkan (develop), mengimplementasikan (implement), dan menyempurnakan (improve) sistem agroindustri berkelanjutan mencakup aspek SDM, material, informasi, proses transformasi, metode/peralatan, energi, dan uang.
Sasaran PS TIN dinyatakan dalam bentuk balance score card yang mencakup empat perspektif, yaitu perspektif pemangku kepentingan (stakeholder), keunggulan akademik dan penelitian (research and academic excellence), proses bisnis internal (internal business process), dan pengembangan kapasitas (capacity building). Masing-masing perspektif tersebut dilengkapi dengan sasaran kinerja, bobot, indikator kinerja kunci, capaian dan sasaran serta kurun waktu pencapaiannya.
Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan TIN mencakup aspek sebagai berikut:
- Standar akademik: kesesuaian tingkat mutu kuliah dengan tujuannya, keterbaruan kurikulum, serta sejauh mana pencapaian tujuan kurikulum.
- Mutu pembelajaran: mutu dan motivasi dosen, daya tarik dan relevansi mata kuliah, keefektifan metode pembelajaran, manajemen perkuliahan, tanggapan mahasiswa serta kemampuan mata kuliah mengembangkan pengetahuan mahasiswa, pemahaman atau kompetensi yang diperlukan untuk tingkatan yang dibutuhkan.
- Mutu dukungan pelayanan kepada mahasiswa dan dosen oleh unit layanan akademik dan oleh prasarana administrasi.
- Tingkat pencapaian mahasiswa: hasil penilaian formal, tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kemajuan studi, dan tingkat pencapaian lulusan (alumni) dalam memperoleh pekerjaan beserta penghargaannya.
- Mutu penelitian, konsultasi dan kegiatan akademik lain beserta relevansinya terhadap mata kuliah mata kuliah yang ditawarkan.
- Tingkat kepuasan pelanggan (stakeholder) yang dijaring melalui survei tingkat kepuasan yang dilakukan secara reguler kepada calon alumni (menjelang wisuda) dan alumni serta pengguna
Kurikulum yang mengintegrasikan ilmu teknik dan manajemen industri dengan teknologi proses, komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan, misalnya dengan memenangkan Center Grant (1997-2000), QUE (2001-2004), Program B (2004-2006), PHKI (2007-2010), IMHERE (2010-2011). Program sarjana TIN merupakan satu-satunya program studi di Institut Pertanian Bogor yang telah memperoleh akreditasi internasional dari ETAC (Engineering Technology Accreditation Commission) ABET, Amerika Serikat mulai Agustus 2013. TIN secara konsisten memperoleh akreditasi dari BAN PT dengan kategori A untuk S1, S2 dan S3.
- Industri nasional dan multinasional
- Technopreneur
- Lembaga penelitian dan pengembangan
- Lembaga perbankan dan keuangan
- Lembaga pemerintah