Teknik Pertanian & Biosistem
Program studi magister Teknik Pertanian dan Biosistem (PS S2 TPB) adalah program studi yang didirikan pada tahun 1982 dan merupakan bagian dari pendidikan pascasarjana IPB yang mempelajari dan mengembangkan ilmu keteknikan rekayasa dan penerapannya secara lanjut untuk model, mesin dan proses yang berkaitan dengan sistem biologik secara berkelanjutan dalam bidang pertanian dan pangan.
BAN-PT (Unggul 8 Februari 2022 – 8 Februari 2027)
Visi
Menjadi program studi bertaraf internasional dan unggul dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan ilmu dan teknologi di bidang teknik pertanian dan biosistem.
Misi
- Melaksanakan pendidikan magister teknik yang bermutu dalam bidang teknik pertanian dan biosistem.
- Mengembangkan ilmu dan teknologi dalam bidang teknik pertanian dan biosistem melalui penelitian dan publikasi
| CPL 1 | : | Menguasai teori dalam bidang teknik pertanian dan biosistem, untuk meningkatkan efisiensi bahan, energi, atau biaya, minimal dalam salah satu aspek: proses produksi pertanian dan biosistem, mesin pertanian, penanganan pasca panen, proses pengolahan hasil pertanian, atau energi terbarukan. |
| CPL 2 | : | Menguasai konsep teoritis, metode perancangan dan pengujian secara mendalam untuk: proses, sistem, atau peralatan pada bidang teknik pertanian dan biosistem |
| CPL 3 | : | Menguasai metode aplikasi teknologi, minimal dalam salah satu bidang: proses produksi pertanian dan biosistem, mesin pertanian, penanganan pasca panen, proses pengolahan hasil pertanian, atau energi terbarukan. |
| CPL 4 | : | Menguasai teori untuk mengelola proyek, program dan kegiatan di bidang teknik pertanian dan biosistem. |
| CPL 5 | : | Mampu mengidentifikasi, mengevaluasi dan merumuskan permasalahan dalam bidang teknik pertanian dan biosistem dengan cara pendekatan dan metode ilmiah |
| CPL 6 | : | Mampu menyelesaikan permasalahan dalam lingkup pengelolaan sumberdaya alam dan proses produksi pertanian dan biosistem melalui perancangan, pengujian dan evaluasi, dengan pendekatan inter atau multidisipliner |
| CPL 7 | : | Mampu mengelola penelitian serta menghasilkan karya inovatif dan teruji dalam pengembangan keahlian secara komprehensif sesuai dengan etika ilmiah dan norma kehidupan masyarakat, |
| CPL 8 | : | Mampu melakukan analisis rekayasa pada aplikasi teknologi lanjut, minimal dalam salah satu bidang: proses produksi pertanian dan biosistem, mesin pertanian, penanganan pasca panen, proses pengolahan hasil pertanian, atau energi terbarukan yang memberi kontribusi original yang teruji melalui penelitian |
| CPL 9 | : | Mampu mengelola proyek, program dan kegiatan di bidang teknik pertanian dan biosistem. |
Program studi magister Teknik Pertanian dan Biosistem (PS S2 TPB) memiliki mandat untuk Mengembangkan ilmu keteknikan serta menerapkannya secara inovatif dalam bidang pertanian dan biosistem yang berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi.
Program studi Magister Teknik Pertanian dan Biosistem umumnya ditempuh dalam waktu 4 semester (2 tahun) dan maksimum sampai 8 semester (4 tahun), dengan rentang waktu normal berkisar 4 semester. Program ini dirancang untuk beban studi sekitar 57 hingga 58 SKS
| Kode | Nama Mata Kuliah | SKS | Kategori |
|---|
Tujuan pembelajaran Program Studi Magister (S2) Teknik Pertanian dan Biosistem adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan analisis tinggi untuk merancang alat mesin pertanian, proses, dan sistem, serta pengelola proyek dan program di bidang teknik pertanian dan biosistem. Menguasai, mengembangkan, dan memutakhirkan IPTEK melalui riset mendalam pada bidang teknik pertanian dan biosistem.
Program studi menawarkan kurikulum komprehensif yang mengintegrasikan teori, praktik, dan riset interdisipliner. Fokus pada inovasi teknologi ramah lingkungan, pengembangan sistem cerdas seperti sensor, drone, GIS, dan basis data, serta peningkatan efisiensi sumber daya. Mahasiswa dibekali kompetensi untuk berkontribusi nyata pada pertanian berkelanjutan dan berkarier di sektor pemerintahan maupun industri.
Prospek kerja lulusan Magister Teknik Pertanian dan Biosistem sangat luas baik di sektor swasta maupun di pemerintahan seperti: tenaga pendidik yang mampu mentransformasikan dan menyebarluaskan IPTEK; sebagai peneliti yang inovatif dengan pendekatan inter dan multidisipliner; sebagai perekayasa alat mesin pertanian, proses, dan sistem; sebagai konsultan teknik; serta sebagai pengelola proyek dan program di bidang teknik pertanian dan biosistem.